EKONOMI DAN KELANGKAAN SDA

Penerapan Ilmu Ekonomi Dalam Menciptakan Kelangkaan Sumber Daya Alam

Teori ekonomi tentunya sangat bermanfaat dalam kehidupan kita sehari-hari. Dan penerapannya dapat dilakukan pada hal yang paling kecil sampai hal yang besar. dalam artikel ini saya ingin menunjukan keterkaitan penerapan teori dasar ekonomi dengan kelangkaan sumber daya alam yang kesannya terjadi saat ini. Tapi untuk itu kita harus memahami dulu apa itu ekonomi dan apa itu kelangkaan.

Ekonomi
Ekonomi merupakan salah satu ilmu sosial yang mempelajari aktivitas manusia yang berhubungan dengan produksi, distribusi, dan konsumsi terhadap barang dan jasa. Istilah "ekonomi" sendiri berasal dari bahasa Yunani, yaitu oikos yang berarti "keluarga, rumah tangga" dan nomos yang berarti "peraturan, aturan, hukum". Secara garis besar, ekonomi diartikan sebagai "aturan rumah tangga" atau "manajemen rumah tangga." Sementara yang dimaksud dengan ahli ekonomi atau ekonom adalah orang menggunakan konsep ekonomi dan data dalam bekerja.

Tindakan Ekonomi
Tindakan ekonomi adalah setiap usaha manusia yang dilandasi oleh pilihan yang paling baik dan paling menguntungkan. misalnya: Ibu memasak dengan kayu bakar karena harga minyak tanah sangat mahal. Tindakan ekonomi terdiri atas dua aspek, yaitu :
Tindakan ekonomi Rasional, setiap usaha manusia yang dilandasi oleh pilihan yang paling menguntungkan dan kenyataannya demikian.
Tindakan ekonomi Irrasional, setiap usaha manusia yang dilandasi oleh pilihan yang paling menguntungkan namun kenyataannya tidak demikian.

Motif Ekonomi
Motif ekonomi adalah alasan ataupun tujuan seseorang sehingga seseorang itu melakukan tindakan ekonomi. Motif ekonomi terbagi dalam dua aspek:
Motif Intrinsik, disebut sebagai suatu keinginan untuk melakukan tidakan ekonomi atas kemauan sendiri.
Motif ekstrinsik, disebut sebagai suatu keinginan untuk melakukan tidakan ekonomi atas dorongan orang lain.
Pada prakteknya terdapat beberapa macam motif ekonomi:
Motif memenuhi kebutuhan
Motif memperoleh keuntungan
Motif memperoleh penghargaan
Motif memperoleh kekuasaan
Motif sosial / menolong sesama

Prinsip Ekonomi
Prinsip ekonomi merupakan pedoman untuk melakukan tindakan ekonomi yang didalamnya terkandung asas dengan pengorbanan tertentu diperoleh hasil yang maksimal. Prinsip ekonomi adalah dengan pengorbanan sekecil-kecilnya untuk memperoleh hasil tertentu, atau dengan pengorbanan tertentu untuk memperoleh hasil semaksimal mungkin.

Sumber : Wikipedia

Kelangkaan
Kelangkaan adalah kondisi di mana kita tidak mempunyai cukup sumber daya untuk memuaskan semua kebutuhan kita. Dengan singkat kata kelangkaan terjadi karena jumlah kebutuhan lebih banyak dari jumlah barang dan jasa yang tersedia. Kelangkaan bukan berarti segalanya sulit diperoleh atau ditemukan. Kelangkaan juga dapat diartikan alat yang digunakan untuk memuaskan kebutuhan jumlahnya tidak seimbang dengan kebutuhan yang harus dipenuhi. Kelangkaan mengandung dua pengertian:
Alat pemenuhan kebutuhan tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan.
Untuk mendapatkan alat pemuas kebutuhan memerlukan pengorbanan yang lain.
Masalah kelangkaan selalu dihadapi merupakan masalah bagaimana seseorang dapat memenuhi kebutuhan yang banyak dan beraneka ragam dengan alat pemuas yang terbatas. Dalam menghadapi masalah kelangkaan, ilmu ekonomi berperan penting karena masal ekonomi yang sebenarnya adalah bagaimana kita mampu menyeimbangkan antara keinginan yang tidak terbatas dan alat pemuas kebutuhan yang terbatas. Apabila suatu sumber daya dapat digunakan untuk menghasilkan suatu alat pemuas kebutuhan dalam jumlah tidak terbatas, maka sumber daya tersebut dikatakan tidak mengalami kelangkaan.

Faktor penyebab kelangkaan
Keterbatasan sumber daya
Alam memang menyediakan sumber daya yang cukup melimpah. Namun, tetap saja jumlahnya terbatas, apalagi jika manusia mengolahnya secara sembarangan. Walaupun sumber daya tersebut dapat diperbaharui atau tersedia secara bebas, tetap saja akan berkurang dan lama-kelamaan akan habis.

Perbedaan letak geografis
Sumber daya alam biasanya tersebar tidak merata disetiap daerah. Ada daerah yang sangat subur, ada pula daerah yang kaya akan bahan tambang. Namun, ada pula daerah yang gersang dan selalu kekurangan air. Perbedaan ini menyebabkan sumber daya menjadi langka dan terbatas, terutama bagi daerah yang tidak mempunyai sumber daya yang melimpah.

Pertambahan jumlah penduduk
Pertumbuhan jumlah penduduk selalu lebih cepat dibandingkan dengan pertumbuhan produksi barang dan jasa. Hal ini telah diamati oleh seorang ekonom, Thomas Robert Malthus. Menurutnya, jumlah manusia tumbuh mengikuti deret ukur (1, 2, 4, 8, 16, dan seterusnya). Sementara jumlah produksi hanya tumbuh mengikuti deret hitung (1, 2, 3, 4, 5, dan seterusnya).

Keterbatasan kemampuan produksi
Kemampuan produksi didukung oleh faktor-faktor produksi yang digunakan. Misalnya kapasitas faktor produksi manusia terbatas karena masih bisa sakit, lelah, atau bosan. Mesin produksi juga bisa rusak dan aus. Selain itu, keterbatasan produksi juga ditentukan karena perkembangan teknologi yang tidak sama. Di negara maju, perkembangan teknologi berlangsung sangat cepat. Sementara itu, di negara berkembang perkembangan kebutuhan barang dan jasa masih lebih cepat daripada perkembangan teknologinya.

Bencana alam
Bencana alam merupakan faktor perusak yang berada di luar kekuasaan dan kemampuan manusia. Walaupun sebenarnya sebagian bencana terjadi akibat ulah manusia sendiri. Banjir, gempa bumi, tanah longsor, kebakaran hutan, dan lain-lain telah membawa dampak kerugian yang cukup besar. Kerusakan bangunan, tempat usaha, sumber daya alam, dan bahkan korban jiwa yang menjadi korban bencana alam tersebut.

Sumber : Wikipedia

Kaitan Teori Ekonomi Dan Kelangkaan Sumber Daya
Akhir-akhir ini kita sering merasakan bahwa harga barang yang semakin meningkat. Meningkatnya harga barang ini terjadi karena naiknya harga BBM, yang tentu saja terjadi karena naiknya harga minyak mentah di pasar global. Naiknya harga minyak mentah karena semakin berkurangnya persediaan minyak mentah di perut bumi. Ini adalah urutan keterkaitan yang bersifat kausal verbal antara minyak mentah dan harga barang. Masalah yang akan saya bahas disini adalah mengenai kelangkaan minyak mentah dan harganya.
Dalam benak kebanyakan orang saat ini adalah persediaan minyak mentah dalam perut bumi sudah hampir habis dan itu yang disebut sebagai kelangkaan. Kebanyakan orang berpikir seperti itu karena maraknya isu dan proganda yang disebarkan bahwa persedian minyak mentah sudah hampir habis. Disinilah tepatnya penerapan teori dasar ekonomi yang berkaitan dengan kelangkaan sumber daya. Bila kita melihat pada motif orang melakukan tindakan ekonomi, pada poin kedua adalah untuk mendapatkan keuntungan. Dan cara yang tepat untuk mendapatkan keuntungan adalah dengan menerapkan prinsip ekonomi, yakni dengan pengorbanan sekecil-kecilnya dapat mendapatkan untung sebesar-besarnya. dan tindakan dan prinsip inilah yang diterapkan untuk menciptakan kelangkaan sumber daya.
Ketika orang percaya akan isu dan propaganda bahwa terjadi kelangkaan sumber daya minyak mentah, maka dalam benak kebanyakan orang persedian bahwa minyak mentah dalm perut bumi sudah sedikit bahkan sudah hampir habis. Ketika ini telah terjadi maka perusahaan pengebor minyak hanya akan mengeluarkan sedikit saja persediaan minyak yang ada, sehingga persediaan minyak yang ada untuk digunakan juga sedikit. Dengan sedikitnya peredaraan minyak yang ada akan menaikan harga minya mentah di pasaran global. Dengan demikian maka perusahaan tersebut akan mendapkan keuntungan sebesar-besarnya. Setidaknya perusahaan tersebut memperoleh dua keuntungan yang sangat besar, yaitu pertama adalah biaya produksi yang dikeluarkan untuk mengekploitasi minyak lebih murah karena mereka cukup mengeksploitasi sedikit minyak saja. Kedua, dalam teori ekonomi juga ada teori yang berbunyi bahwa harga akan naik ketika permintaan akan barang naik, karena minyak yang beredar sedikit maka permintaan akan minyak akan naik sehingga harganya menjadi naik. Jadi keuntungan yang diperoleh pun berlipat ganda.
Hanya dengan melemparkan isu tentang kelangkaan minyak bumi adalah bagian dimana kelangkaan sumber daya diciptkan untuk mendapatkan keuntungan maksimal dengan biaya minimal. Ini adalah cara yang sederhana, mudah, dan murah, sehingga kita pada akhirnya hanya bisa berpasrah pada harga barang yang tinggi karena kelangkaan sumber daya yang diciptakan. Dan seharusnya juga pada saat ini faktor yang menyebabkan kelangkaan seharunya ditambah satu yakni, karena diciptakan.

Sekian…….

0 komentar "EKONOMI DAN KELANGKAAN SDA", Baca atau Masukkan Komentar