STEREO C.M.

TATA RUANG : TEORI, INFORMASI, DAN OPINI

Friday, September 23, 2016

TAMAN NASIONAL KOMODO 2 : KONDISI PERAIRAN

Kondisi Perairan Taman Nasional Komodo
Terumbu Karang
Pada tahun 2009 sebuah lembaga swadaya di bidang lingkungan yaitu The Nature Conservacy bekerja sama dengan PT. Putri Naga Komodo melaksanakan monitoring terumbu karang di Taman Nasional Komodo. Pada kegiatan ini dilakukan identifikas jenis terumbu karang pada 20 titik survey. Pada tahun 2013 Pusat Penelitian Oseanografi dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) juga mengamati jenis terumbu karang yang terdapat disekitar Taman Nasional Komodo. Pengamatan oleh LIPI ini dilakukan pada 8 titik.
Jadi berdasarkan dua penelitian tersebut terdapat 28 titik penelitian jenis famili terumbu karang pada Kawasan Taman Nasional Komodo. Jumlah famili terumbu karang pada 28 stasiun tersebut dapat dilihat pada tabel.

Site Monitoring dan Famili Terumbu Karang

No.
Site Monitoring
Jumlah Famili
No.
Site Monitoring
Jumlah Famili
1
3.011
10
15
3.074
9
2
3.021
9
16
3.087
12
3
3.035
13
17
3.091
10
4
3.038
11
18
3.107
9
5
3.042
11
19
3.129
10
6
3.045
10
20
3.139
11
7
3.055
8
21
ST.1
16
8
3.058
10
22
ST.2
19
9
3.060
12
23
ST.3
16
10
3.063
11
24
ST.4
19
11
3.064
14
25
ST.5
17
12
3.065
12
26
ST.6
17
13
3.066
8
27
ST.7
15
14
3.067
9
28
ST.8
14
Sumber : Coral Reefs in and around KNP 2009 dan Ekspedisi Kepulauan Komodo NTT (2010)
Peta Jenis Famili Terumbu Karang Taman Nasional Komodo

Fauna
Dalam area kawasan Taman Nasional Komodo terdapat banyak jenis fauna yang hidup di dalam perairan. Dalam laporan Coral Reef In and Around Komodo National Park setidaknya terdapat 45 jenis famili fauna disekitar Kawasan Taman Nasional Komodo. Jenis famili fauan ini tersebar dalam 35 site monitoring.
Untuk lebih jelas menenai sebaran famili fauna dan site monitoring fauna dalam dilihata pada tabel

Site Monitoring dan Famili Terumbu Karang

No.
Site Monitoring
Jumlah Famili
No.
Site Monitoring
Jumlah Famili
1
3.011
19
19
3.107
22
2
3.021
27
20
3.119
18
3
3.035
27
21
3.121
16
4
3.038
20
22
3.124
14
5
3.042
19
23
3.129
22
6
3.045
20
24
3.139
23
7
3.052
26
25
3.143
18
8
3.055
16
26
3.146
17
9
3.058
14
27
3.147
12
10
3.060
20
28
3.148
20
11
3.063
23
29
3.149
18
12
3.064
21
30
3.152
17
13
3.065
20
31
3.153
15
14
3.066
20
32
3.156
17
15
3.067
12
33
3.164
21
16
3.074
24
34
3.177
14
17
3.087
19
35
3.181
18
18
3.091
19
36


Sumber : Coral Reefs in and around Komodo National Park (2009)

Dari tabel diatas diketahui bahwa jumlah famili fauna terbanyak adalah 27 pada site monitoring 3.021 dan 3.035. Sedangkan yang terendah adalah 14 famili pada site monitoring 3.058.
Peta Jenis Fauna Perairan Taman Nasional Komodo


Suhu
Dalam laporan Ekspedisi Dive Site oleh pihak Balai Taman Nasional Komodo telah dilkukan pengukuran suhu berdasarkan lokasi penyelaman. Dalam kegiatan ini dilakukan pengukuran suhu pada 16 titik penyelaman. Dari hasil pengukuran menunjukan bahwa suhu terendah terdapat pada pulau Padar Kecil dengan kisaran suhu adalah 27°C, sedang suhu tertinggi terdapat pada pulau Tetawa Besar dengan kisaran suhu adalah 32°C. Rata-rata suhu berdasarkan pengukuran pada 16 titik tersebut adalah 28,93°C.
Dalam Kajian Pengembangan Wisata Alam di Taman Nasional Komodo juga dilakukan pengukuran suhu. Pengukuran tersebut dilakukan pada 6 titik yang terdapat dalam kawasan Taman Nasional Komodo. Dari pengukuran tersebut diketahui bahwa hasil pengukuran paling rendah terdapat pada stasiun 6 dengan kisaran suhu pada 27,3°C sedangkan yang paling tinggi terdapat pada stasiun 1 dengan kisaran suhu pada 28,8°C. Rata-rata suhu pada kawasan Taman Nasional Komodo berdasarkan pengukuran tersebut adalah 28.07°C.

Suhu Berdasarkan Lokasi Penyelaman                                  Suhu Berdasarkan Stasiun Pengamatan

No.
Site
Suhu (°c)
No.
Stasiun Sampel
Suhu (°c)
1
Crystal Rock
28
1
SW - 1
28.8
2
Shootgun
31
2
SW - 2
28.6
3
Karang Makasar
31
3
SW - 3
27.7
4
Tatawa Besar
32
4
SW - 4
28.4
5
Batu Bolong
30
5
SW - 5
27.6
6
Tatawa Kecil
29
6
SW - 6
27.3
7
Panatai Merah
29
Rata-rata
28,07
8
Loh Namo
29
Sumber : Kajian Pengembangan Wisata Alam di TNK (2014)
9
Manta Alley
28
10
Toro Jerman
28
11
Padar Kecil
27
12
Ngarai Lili Laut
28
13
Canibal Rock
29
14
Bongkahan Batu
28
15
Padar Selatan
28
16
Pulau Kambing
28
Rata-rata
28,93
Sumber : Laporan Ekspedisi Dive Site (2013)
Peta Suhu Taman Nasional Komodo
Derajat Keasaman
Pada tahun 2013 telah dilakukan pengukuran derajat keasaman (pH) di perairan Taman Nasional Komodo. Pengukuran tersebut dilakukan pada 6 titik yang dijadikan sampel. Dari hasil pengukuran tersebut diketahui bahwa rata-rata derajat keasaman perairan Taman Nasional Komodo adalah 8,25.
Pada tahun 2013 juga Pusat Penelitian Oseanografi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) juga melakukan pengukuran derajat keasaman pada perairan Taman Nasional Komodo. Pengukuran ini dilakukan pada 6 lokasi dalam area kawasan Taman Nasional Komodo dan 9 lokasi di luar kawasan Taman Nasional Komodo. untuk pengambilan sampel. Dari hasil pengukuran pada 15 lokasi ini diketahui bahwa rata-rata pH air laut pada Taman Nasional Komodo dan area sekitarnya adalah 8,05.

Hasil Pengukuran pH (1)                                                      Hasil Pengukuran pH (2)

No.
Stasiun Sampel
pH
No
Nama
pH
1
SW - 1
8.22
1
Karang Makasar
8.20
2
SW - 2
8.23
2
Setuga
8.11
3
SW - 3
8.28
3
Padar Barat
7.99
4
SW - 4
8.25
4
Padar Utara
8.00
5
SW - 5
8.26
5
Mangyatan
8.13
6
SW - 6
8.25
6
Papagaran
8.01
Rata-rata
8.25
7
Oseano 1
8.07
Sumber : Kajian Pengembangan Wisata Alam di TNK
8
Oseano 2
8.05
9
Oseano 3
7.98
10
Oseano 4
8.04
11
Oseano 5
8.05
12
Oseano 6
8.05
13
Oseano 7
8.08
14
Oseano 8
7.98
15
Oseano 9
8.05
Rata-rata
8.05
Sumber : Ekspedisi Kepulauan Komodo NTT

Peta Derajat Keasaman Taman Nasional Komodo
Kecerahan
Pihak Balai Taman Nasional Komodo sudah melakukan pengukuran tingkat kecerahan perairan pada 16 titik lokasi penyelaman. Dari hasil pengukuran tersebut diperoleh bahwa yang paling cerah adalah adalah pada Loh Namo dengan tingkat kecerahan 12,85 m dan yang paling rendah adalah pada Karang Makasar dengan tinkat kecerahan 6.7 m. Rata-rata tingkat kecerahan perairan dari 16 lokasi penyelaman tersebut adalah 9,64.
Selain pengukuran diatas pada tahun 2013 juga dilakukan pengukuran tingkat kecerahan perairan di Taman Nasional Komodo. Pengukuran ini dilakukan pada 6 titik sampel. Dari hasil pengukuran tersebut diketahui bahwa wilayah perairan yang paling cerah adalah pada stasiun 5 yang mencapai 15 m, sedangkan yang paling rendah adalah pada stasiun 12 dengan tingkata kecerahan 2,2 m. Dari hasil pengukuran ini dapat disimpulkan bahwa rata-rata tingkat kecerahan perairan pada Taman Nasional Komodo adalah 6,87 m.

Hasil Pengukuran Kecerahan (1)                                         Hasil Pengukuran Kecerahan (2)

No.
Site
Kecerahan (m)
No.
Stasiun Sampel
Kecerahan (m)
1
Cristal Rock
7.5
1
SW - 1
2.2
2
Shootgun
8.5
2
SW - 2
4
3
Karang Makasar
6.7
3
SW - 3
3.5
4
Tatawa Besar
19
4
SW - 4
5.5
5
Batu Bolong
15
5
SW - 5
15
6
Tatawa Kecil
7
6
SW - 6
11
7
Panatai Merah
8.75
Rata-rata
6.87
8
Loh Namo
12.85
Sumber : Kajian Pengembangan Wisata Alam di TNK (2014)
9
Manta Alley
10
10
Toro Jerman
9
11
Padar Kecil
8
12
Ngarai Lili Laut
9
13
Canibal Rock
9
14
Bongkahan Batu
7
15
Padar Selatan
7
16
Pulau Kambing
10
Rata-rata
9.64
Sumber : Laporan Ekspedisi Dive Site (2013)
Peta Kecerahan Taman Nasional Komodo


Salinitas
Pada tahun 2013 telah dilakukan pengukuran kadar garam (salinitas) air laut di Taman Nasional Komodo. Pengukuran yang pertama dilakukan oleh pihak balai Taman Nasional Komodo pada 16 lokasi penyelaman. Dari hasil pengukuran tersebut lokasi penyelaman yang memiliki tingkat salinitas tertinggi mencapai angka 35. Lokasi yang memiliki tingkat salinitas terendah adalah pada Batu Bolong dengan angka 31. Rata-rata salinitas perairan Taman Nasional Komodo berdasarkan hasil pengukuran ini adalah 33,7.
Selain itu uji salinitas perairan Tamana Nasional Komodo oleh Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor (IPB) pada tahun 2013. Pengukuran ini dilakukan pada 6 lokasi yang dijadikan sampel. 6 lokasi pengambilan sampel ini sama dengan lokasi pada peta 6.5. Pada pengukuran diketahui bahwa kadar garam tertinggi terdapat pada stasiun 1 yang mencapai 33, sedangkan yang terendah adalah pada stasiun 4 dan stasiun 5 dengan hasil 29. Rata-rata salinitas perairan Taman Nasional Komodo berdasarkan uji sampel pada 6 lokasi ini adalah 30,83.

Hasil Pengukuran Salinitas (1)                                            Hasil Pengukuran Salinitas (2)

No.
Site
Salinitas ()
No.
Stasiun Sampel
Salinitas ()
1
Cristal Rock
34.00
1
SW - 1
33
2
Shootgun
34.00
2
SW - 2
31
3
Karang Makasar
33.00
3
SW - 3
32
4
Tatawa Besar
34.00
4
SW - 4
29
5
Batu Bolong
31.00
5
SW - 5
29
6
Tatawa Kecil
34.00
6
SW - 6
31
7
Panatai Merah
31.30
Rata-rata
30.83
8
Loh Namo
34.00
Sumber : Kajian Pengembangan Wisata Alam di TNK (2014)
9
Manta Alley
34.00
10
Toro Jerman
33.60
11
Padar Kecil
34.00
12
Ngarai Lili Laut
35.00
13
Canibal Rock
35.00
14
Bongkahan Batu
35.00
15
Padar Selatan
34.30
16
Pulau Kambing
33.06
Rata-rata
33.70
Sumber : Laporan Ekspedisi Dive Site (2013)




No comments:

Post a Comment